Warga Nongsa yang Ditabrak Kapal Cargo Ditemukan Mengapung di Laut Tanjung Uban

Petugas sedang mengevakuasi jasad Tendi Fauzan Bahri (20) warga Nongsa yang ditemukan mengapung di perairan Lobam Tanjung Uban Kabupaten Bintan. (istimewa)

Batam – Jasad Tendi Fauzan Bahri (20) warga Nongsa ditemukan mengapung di perairan Lobam Tanjung Uban Kabupaten Bintan, Selasa (28/9/2021).

Tendi Fauzan Bahri merupakan salah seorang korban kecelakaan laut yang terjadi di perairan Batu Besar Kecamatan Nongsa, Kota Batam pada Minggu (26/9/2021) di perairan Batu Besar Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Kepala Basarnas Tanjungpinang, Miswadi mengatakan, penemuan jenazah Tendi Fauzan Bahri itu ditemukan oleh seorang nelayan.

Tim Rescue Pos Pencarian dan pertolongan Batam bersama Tim SAR gabungan mendapat informasi dari Polair Polres Bintan bahwa mendapat laporan dari nelayan atas penemuan korban tersebut.

BACA JUGA:  Pasar KUD Tanjung Pinang Roboh, Banyak Motor Jatuh ke Laut  

“Setelah dilaksanakan pemeriksaan pada jenazah tersebut, benar mayat tersebut adalah korban yang dicari oleh Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam bersama Tim SAR gabungan,” ucap Miswadi.

Disampaikan Miswadi, selanjutnya korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Kepri Engku Haji Daud Tanjung Uban untuk diserahkan oleh pihak Kepolisian Ditpolair Polda Kepri untuk Pemeriksaan lebih lanjut oleh Pihak Medis Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, Batam.

“Tim Rescue Pos pencarian dan pertolongan Batam bersama Tim SAR Gabungan kembali kepangkalannya masings, Ops SAR selesai,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan terjadi di laut perairan Batu Besar Kecamatan Nongsa, Kota Batam, dimana sebuah pompong kayu yang sedang mencari ikan ditabrak oleh kapal Cargo yang melintas.

BACA JUGA:  Sari Dwi Mulyawaty Terpilih Jadi Ketua BPD HIPMI Kepri

Akibat dari kejadian tersebut, kapal pompong yang diawaki oleh 3 orang itu mengalami terbalik dan 2 orang dikabarkan hilang, Minggu 26 September 2021.

Kejadian tersebut sekira pukul 03.00 WIB, korban ada 3 orang. 1 orang korban berhasil diselamatkan oleh KRI 52.

Pada Senin, 27 September 2021, jasad korban pertama bernama Imran Nur Restu (29) warga Nongsa ditemukan di bibir pantai Nuvasa Bay Palm Spring Kecamatan Nongsa Kota Batam. (red)