Close Menu
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
13 Juli 2026
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
SUBSCRIBE
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
Home » Lumpur Longsor, Tiga Ton Ikan Larangan Wisata Lubuk Landur Pasaman Barat Mati
Berita Terkini

Lumpur Longsor, Tiga Ton Ikan Larangan Wisata Lubuk Landur Pasaman Barat Mati

By adminSelasa, 01/03/2022 - 12:37 WIBTidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter Reddit Telegram Pinterest Email

Pasaman Barat – Sekitar tiga ton ikan larangan objek wisata Lubuk Landur Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mati diduga akibat banyaknya lumpur longsor yang mengaliri di sungai itu sejak Senin (1/3/2022) malam.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Pasaman Barat Zulfi Agus di Simpang Empat, Selasa membenarkan ikan larangan di Sungai Batang Lubuk Landur mati.

“Data sementara ada sekitar tiga ton ikan jenis garing mati karena banyaknya lumpur bekas longsoran di hulu sungai,” katanya.

Hal itu, katanya menyebabkan insang ikan terganggu oleh air yang dipenuhi oleh lumpur. Penyebabnya karena banyaknya lumpur bekas longsoran di hulu sungai sehingga menyebabkan insang ikan terganggu oleh air yang penuh lumpur.

“Ikan yang mati langsung dikuburkan sedangkan ikan yang masih hidup dipindahkan ke tempat yang aman,” ujarnya.

Pihaknya melakukan pemindahan ikan ke anak sungai yang mengalir dekat Surau Lubuk Landur itu.

“Tim kita telah turun mengukur kualitas air untuk penampungan ikan yang masih hidup dan kualitas airnya cukup bagus,” tuturnya.

Sementara itu kualitas air Sungai Batang Lubuk Landur kualitas airnya masih normal tetapi hanya masih keruh karena lumpur.

“Kita berharap ikan yang masih ada di sungai bisa bertahan,” harapnya.

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi juga telah datang ke lokasi melihat ikan yang mati dan memberikan arahan agar ikan yang masih hidup diselamatkan.

Saat ini, ikan larangan Lubuk Landur menjadi
​​​salah satu daya tarik wisata religi Buya Surau Lubuk Landur yang ramai dikunjungi masyarakat.

Sumber: antara

 

 

 

Ikan Larangan Wisata Lubuk Landur Lumpur Longsor Tiga Ton Ikan Larangan Wisata Lubuk Landur Pasaman Barat Mati
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Reddit Email
Previous ArticleSungai Nango Kajai Pasaman Barat Meluap dan Dipenuhi Lumpur  
Next Article Pasca Diguncang Gempa, Nagari Kajai Pasaman Barat Dihantam Longsor
admin
  • Website

Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Batam Kembali Juara Umum MTQ Kepri

By adminJumat, 10/07/2026 - 22:08 WIB

BATAM – Kota Batam kembali menegaskan dominasinya di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi…

KKP Tambah 10 Kapal Pengawas, untuk Perkuat Pengawasan Laut Natuna Utara

Jumat, 10/07/2026 - 21:51 WIB

Batam Jadi Percontohan Nasional SiTaskin Pesisir, Kemiskinan Turun ke 3,81 Persen

Rabu, 08/07/2026 - 22:35 WIB

Batam Butuh Lex Specialis Kependudukan untuk Kendalikan Migrasi

Rabu, 08/07/2026 - 22:26 WIB
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
© copyright 2026 lingkaran.co.id | Kabar Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.