Batam – Fenomena aksi perang sarung saat bulan Ramadhan setelah sholat tarawih akhir-akhir ini marak disejumlah daerah dan termasuk di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono mengatakan, untuk di Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam aksi perang sarung oleh apara remaja itu juda pernah terjadi.
“Yakni pada awal-awal ramdhan kemaren, ada sekelompok anak remaja yang melakukan aksi tersebut. Namun setelah kita mengetahui adanya aksi itu, tim patroli Polsek Lubuk Baja langsung datang ke lokasi dan mengubarkannya,” ucap Hartono, Jumat (15/4/2022).
Kemudian kata Hartono, beberapa hari setelah itu ada lagi rencana perang sarung itu di daerah Taman Baloi, namun sebelum terlaksana dan langsung digubarkan.
Untuk mencegah aksi yang sedang marak itu, tim Polsek Lubuk Baja gencar melakukan patroli di titik-titik yang dianggap rawan anak-anak untuk berkumpul, agar tidak adanya aksi tersebut.
“Bagi masyarakat yang ada melihat atau mengetahui akan adanya anak-anak yang hendak melakukan aksi perang sarung itu, maka diminta untuk melaporkan kepada kami,” ujarnya. (red)











