Bintan – Akhirnya jasad Rina (13), korban terkaman buaya ditemukan tak jauh dari Pos SAR dibawah jembatan Lintas Barat Km 16 Desa Toapaya Selatan, Rabu (28/4/2022) malam pukul 19.00 WIB.
Jasad Rina yang sudah rapuh itu ditemukan Tagana Bintan persis dibawah jembatan diseberang Pos SAR.
Anggota Tagana Bintan Safe’i menerangkan, jasad Rina ditemukan melintang dengan kondisi yang mulai rapuh.
“Tadi langsung dibungkus plastik karena sudah lembek,” katanya.
Ia menerangkan, bagian kaki jasad terlihat jelas. Hanya saja bagian kepala serta tangannya belum terlihat jelas.
“Tadi langsung dibungkus karena jasadnya sudah lembek,” timpalnya.
Saat ini, jasad Rina sudah berada di kamar jenazah RSUP Raja Ahmad Thabib untuk dilakukan visum. “Kami masih menunggu,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang anak perempuan, yang bernama Rina umur 13 tahun, warga Kp Simpangan km 16 Gg Bambu kuning 1 RT 08 RW 02 Desa Toapaya Selatan Kec Toapaya Kab Bintan tengelam di makan buaya, Senin (25/4/2022).
Kejadian tersebut sekira pukul 15.00 wib. korban bersama dengan kakek dan teman nya mencari kerang di tepi danau di bawah jembatan km.17 dan saat sedang mencari kerang, tiba tiba korban sudah tidak terlihat.
Kemudian kakek bersama dengan saudaranya Aisyah mencari keberadaan korban, tidak beberapa lama, kakek korban melihat se ekor buaya membawa atau menyeret tubuh korban.
Sejumlah warga terlihat ramai berada di lokasi korban hilang tenggelam di sungai, tepatnya di jembatan Km 17 Toapaya, jalan Lintas Barat, Bintan
Sementara seorang warga mengatakan sempat melihat korban sudah diterkam buaya naik ke permukaan beberapa kali. (r)











