Close Menu
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
12 Juli 2026
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
SUBSCRIBE
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
Home » Polisi Cek 14 Perusahaan Pedagang Besar Farmasi di Kepri
Batam

Polisi Cek 14 Perusahaan Pedagang Besar Farmasi di Kepri

By adminKamis, 22/07/2021 - 16:03 WIBTidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter Reddit Telegram Pinterest Email

Batam – Tingginya permintaan Obat-obatan dan alat kesehatan ditengah Pandemi Covid-19 di Wilayah Hukum Polda Kepri, Dit Reskrimsus Polda Kepri menerjunkan Satgas Pangan untuk mengecek langsung ketersedian alat Kesehatan, obat-obatan, dan suplemen yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh dengan sasaran Pedagang Besar Farmasi (PBF) di wilayah Kota Batam dan Tanjungpinang.

Hal tersebut disampaikan oleh Dir Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo, S.Ik didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, pada Rabu (21/7/2021).

Dikatakannya, dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh tim dilapangan, dapat disimpulkan bahwa saat ini permintaan obat-obatan dan Vitamin sangat tinggi.

“Dari 14 Perusahan Farmasi dan Apotik yang di cek, didapatkan ketersediaan Obat yang sesuai Peraturan Menteri Kesehatan, Vitamin C dan Vitamin D mulai menipis hal tersebut dikarenakan tinggi nya permintaan dari masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dir Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo menyampaikan, untuk memenuhi kebutuhan obat yang meningkat sejalan dengan lonjakan kasus konfirmasi Covid-19.

Pemerintah juga telah mendorong seluruh Industri Farmasi baik swasta maupun BUMN untuk meningkatkan kapasitas produksinya, termasuk mempercepat proses pendistribusian obat.

“Tentunya kita berharap kebutuhan akan obat-obatan dan Viatamin ini segera dapat terpenuhi dan disalurkan ke Fasilitas-fasilitas kesehatan dan ke Apotek-apotek sehinga tidak ada penimbunan di Industri maupun di pedagang besar farmasi,” tutupnya. (red)

Covid-19 Pedagang farmasi Polda kepri
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Reddit Email
Previous ArticleAda Tahanan Polsek Lubuk Baja Positif Covid-19 dan Meninggal
Next Article PLP Kelas II Tanjung Uban Evakuasi Jenazah ABK WNI di Kapal Ikan Taixiang 6 berbendera Cina
admin
  • Website

Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Batam Kembali Juara Umum MTQ Kepri

By adminJumat, 10/07/2026 - 22:08 WIB

BATAM – Kota Batam kembali menegaskan dominasinya di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi…

KKP Tambah 10 Kapal Pengawas, untuk Perkuat Pengawasan Laut Natuna Utara

Jumat, 10/07/2026 - 21:51 WIB

Batam Jadi Percontohan Nasional SiTaskin Pesisir, Kemiskinan Turun ke 3,81 Persen

Rabu, 08/07/2026 - 22:35 WIB

Batam Butuh Lex Specialis Kependudukan untuk Kendalikan Migrasi

Rabu, 08/07/2026 - 22:26 WIB
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
© copyright 2026 lingkaran.co.id | Kabar Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.