Batam – Hingga Senin 2 Januari 2023, aliran listrik di Kota Batam masih belum normal dan di sejumlah wilayah masih ada pemadaman, hal ini dikeluhkan oleh masyarakat.
Mengingat, padamnya aliran listrik tanpa pemberitahuan ini juga memicu tidak mengalirkan aliran air bersih dari SPAM Batam bahkan juga membuat tidak berfungsinya jaringan telekomunikasi.
Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto angkat bicara, dia mengaku pemadaman tersebut membuat dirinya juga terkejut. Dan akan menyurati PLN Batam guna mempertanyakan apa penyebabnya dan masalahnya.
“Kok bisa ya padam. Setahu saya PLN Batam sudah terbiasa melayani konsumen dengen maksimal. Untuk itu, kita akan menyurati dan mempertanyakan hal ini kepada PLN Batam. Apa masalahnya dan penyebab. Serta tindak lanjutnya dan langkah-langkah yang diambil,” tegasnya.
Menurutnya, Listrik adalah kebutuhan pokok dan harus dikelola dengan profesional karena menyangkut kepercayaan terhadap masyarakat dan investor.
“Tentunya ini, akan menimbulkan multiplayer efek terhadap sektor perekonomian dan keamanan. Sehingga harus ditangani secara profesional. Dan harus diklarifikasi. Sehingga jelas dan terang berang,” tegasnya.
Sebelumnya, Corporate Secretary PT PLN Batam, Hamidi Hamid dalam keterangan resminya memberikan respon. Dan mengatakan bahwa telah terjadi gangguan sistem kelistrikan Batam-Bintan.
Walhasil, semua unit pembangkitan, distribusi dan petugas di lapangan tengah fokus pada pemulihan sistem kelistrikan, dan melakukan analisa penyebab gangguan yang menyebabkan sebagian wilayah Batam- Bintan mengalami pemadaman listrik.
“Saat ini kami sedang melakukan pemulihan secara bertahap. Dapat kami informasikan bahwa saat ini petugas teknis juga terus melakukan upaya penanganan agar sistem kelistrikan Batam berangsur pulih kembali,” ujar Hamidi Hamid.
Terkait penyebabnya, PT PLN Batam sedang melakukan pengecekan secara menyeluruh/komperhensif. Meski begitu ada beberapa wilayah Batam dan Bintan secara bertahap sudah kembali menyala.
Akibat kejadian ini, PT PLN Batam meminta maaf kepada masyarakat dan memohon dukungan serta doa dari masyarakat agar sistem kelistrikan Batam-Bintan kembali normal. (red)

