Close Menu
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
13 Juli 2026
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
SUBSCRIBE
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
Home » Peringati Hari Ibu, Pemkab Pasaman Gelar Whorkshop Perempuan Berdaya dan Berkarya
Berita Terkini

Peringati Hari Ibu, Pemkab Pasaman Gelar Whorkshop Perempuan Berdaya dan Berkarya

By adminMinggu, 24/12/2023 - 14:24 WIBTidak ada komentar3 Mins Read
Peringati Hari Ibu, Pemkab Pasaman Gelar Whorkshop Perempuan Berdaya dan Berkarya
Share
Facebook Twitter Reddit Telegram Pinterest Email

Pasaman – Peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember menjadi momentum perayaan untuk mengapresiasi peranannya dalam keluarga.

Dirangkum dari berbagai sumber, sejarah Hari Ibu di Indonesia bermula dari penyelenggaraan Kongres Perempuan Indonesia pertama di Yogyakarta pada 22 Desember 1928.

Sementara itu untuk peringatan hari ibu di kabupaten Pasaman yang ke 95 tahun 2023 ini ditandai dengan pelaksanaan Whorkshop perempuan berdaya dan berkarya menuju Pasaman berimtaq dengan tema ” Perempuan berdaya Indonesia maju yang diselenggarakan di gedung Syamsiar Thaib Lubuk Sikaping Jumat (22/12/ 2023)

Dalam kesempatan tersebut kepala
DP3AP2KB Kabupaten Pasaman Furqan dalam laporannya mengatakan , bahwa tujuan diselenggarakanya workshop hari ibu ini adalah untuk memahami kepada generasi muda betapa pentingnya peran ibu dalam pembangunan,

Selain itu merupakan upaya bangsa indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan dan juga sebagai momentum perjuangan perempuan dalam kebangkitan bangsa.

Dan bertindak selaku narasumber workshop hari ibu tersebut Dosen Pasca sarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Dr .Rahmi .MA.

“Kegiatan ini diikuti oleh seratus orang peserta yang terdiri dari pejabat pemerintah, ketua dan anggota organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Pasaman,” terang Furqan.

Sementara itu dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Pasaman ny. Denny Sabar. AS saat menyampaikan sejarah lahirnya hari ibu secara nadional yang isinya antara lain Tonggak sejarah kiprah perempuan adalah Kongres Perempuan Indonesia ke-1, yang diselenggarakan tanggal 22 Desember 1928.

“Kongres ini menjadi momentum penting, yang menunjukkan kebulatan tekad kaum perempuan, untuk turut terlibat dalam perjuangan, menuju Indonesia yang merdeka, makmur, dan sejahtera,” katanya.

Disebutkannya, fakta historis perjuangan perempuan Indonesia ini menunjukkan bahwa perempuan Indonesia, sejak lama telah memiliki kesadaran sebagai “subjek” otonom, yang tidak menjadikan peran domestik, sebagai satu-satunya bentuk, atau pilihan bagi aktualisasi diri.

“Mereka sadar, bahwa Indonesia, tidak akan tiba pada kondisi yang dicita-citakan, selama kaum perempuannya, masih memiliki posisi dan peran marginal,” jelas Denni.

Bupati Pasaman Sabar AS saat menyampaikan arahanya mengatakan, momentum peringatan hari ibu yang dilaksanakan tiap tahunya merupakan wujud perhatian dan aptesiasi terhadap peran ibu-ibu dalam sejarah perjuangan bangsa,

Selain itu Sabar juga menjelaskan, dalam perjalananya peran ibu sangat penting dalam tatanan kehidupan berbangsa, berbagai aspek dan peran telah dilakukan kaum ibu dalam ikut membangun bangsa ini.

Masuk ke tema besar nasional, Perayaan Hari Ibu ke-95: “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”. Tema tersebut dapat dimaknai sebagai 2 hal.

Pertama, sebagai statement penghargaan sekaligus pengakuan atas sepak terjang perempuan Indonesia selama ini: bahwa kemajuan yang kita rasakan saat ini tidak terlepas dari kontribusi kaum perempuan yang berdaya.

Kedua, sebagai harapan sekaligus dorongan, bahwa untuk mewujudkan Indonesia yang terus maju, perempuan yang berdaya adalah keniscayaan—bahwasanya, perempuan berhak sekaligus wajib, untuk bangkit, tumbuh, dan berkembang.

“Bertolak dari situ, mari bersama-sama terus kita perbaiki pola pikir dan pola kebiasaan, terkait peran dan posisi perempuan. Tingkatkan penghargaan terhadap perempuan, dan yang terutama, penghargaan perempuan terhadap dirinya sendiri,” harap Sabar AS.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Pemotongan kue peringatan hari ibu ke 95 , dimana kue tersebut disuapkan pada ketua TP PKK Pasaman sebagai wujud perhatian terhadap kaum ibu.

Turut hadir pada puncak peringatan hari ibu tersebut, Plh Sekda Pasaman Yasri Uripsyah, Kepala OPD, Ketua Ormas Perempuan se Pasaman dan puluhan ibu-ibu isteri kepala OPD dan Kabid di lingkungan Pemkab Pasaman.
(By Roni)

Bupati Pasaman Sabar AS Pemkab Pasaman Gelar Whorkshop Perempuan Berdaya dan Berkarya Peringati Hari Ibu
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Reddit Email
Previous ArticleBupati Pasaman Sabar AS Buka Turnamen Pansel Cup
Next Article Lurah Sei Panas Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Batam
admin
  • Website

Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Batam Kembali Juara Umum MTQ Kepri

By adminJumat, 10/07/2026 - 22:08 WIB

BATAM – Kota Batam kembali menegaskan dominasinya di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi…

KKP Tambah 10 Kapal Pengawas, untuk Perkuat Pengawasan Laut Natuna Utara

Jumat, 10/07/2026 - 21:51 WIB

Batam Jadi Percontohan Nasional SiTaskin Pesisir, Kemiskinan Turun ke 3,81 Persen

Rabu, 08/07/2026 - 22:35 WIB

Batam Butuh Lex Specialis Kependudukan untuk Kendalikan Migrasi

Rabu, 08/07/2026 - 22:26 WIB
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
© copyright 2026 lingkaran.co.id | Kabar Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.