Batam – Pelaksanaan event Badminton Batam Open 2022 di Gedung Olahraga (GOR) Bandar Baru, Sei Panas, Kota Batam sangat memberikan dampak bagi ekonomi, terutama bagi hotel, restoran dan pelaku UMKM.

Dimana, lebih 1000 kamar hotel di Batam terjual untuk penginapan para atlet atau peserta yang datang dari 16 Provinsi di Indonesia. Begitu juga dengan UMKM yang membuka stand di lokasi pertandingan, dagangannya laris manis.

Direktur Utama PT Cakra Bramastra Internasional, Surya Wijaya, selaku event organizer mengatakan, selama event berlangsung pada 14-19 Maret 2022 itu.

“Dampak untuk ekonominya cukup besar, selain berdampak bagi hunian hotel, juga berdampak bagi angkutan transfortasi maupun usaha rental mobil dan pelaku UMKM,” kata Surya pada penutupan event tersrbut, Sabtu (19/3/2022) di GOR Bandar Baru, Sei Panas.

Surya berharap, event seperti ini terus dapat didukung dari semua pihak, karena dampaknya dirasakan secara bersama-sama.

“Jumlah 100 lebih kamar hote yang terjual itu berdasarkan yang terdata melalui pelaksana event, namun sebagian atlet juga ada yang mencari hotel sendiri dan tidak ada melaporkan kepada panitia,” ujar Surya.

Dijelaskannya, dalam petandingan tersebut diikuti oleh 683 atlet dari 16 Provinsi dan 150 official. Pada event ini ada 23 kategori dengan total hadiah sebanyak 250 juta.

“Untuk pemenangnya dalam event ini diraih oleh sejumlah atlet dari berbagai daerah di Indonesia, Batam juga ada yang menang,” ungkapnya.

Lanjutnya, kegiatan sportourism sangat dibutuhkan untuk sebagai tambahan pertumbuhan ekonomi Kepri pasca dilanda pandemi Covid-19.

“Event ini sengaja digelar di Batam, karena Batam mempunyai fasilitas yang sangat mendukung untuk jalannya event tersebut,” bebernya. (red)

 

Share.
Leave A Reply