Batam – Insan pariwisata gelar event Nyanyi Bareng Seniman (Ngamen) di Mall Botania 2 Kota Batam selama 2 hari berturut-turut, yakni Sabtu-Minggu (28-29/8/2021).
Event tersebut diselenggarakan oleh PT Cakra Bramastra Internasional bersama Dinas Pariwisata Kepri dan Solidaritas Komunitas Pariwisata Kepri Peduli (Soko Pakdul).
Pada Event Ngamen itu juga ada lomba hias tumpeng antar chef hotel, yaitu dengan tema kemerdekaan. Kemudian juga ada lomba karaoke antar pekerja hotel se-Kota Batam.
Acara itu dibuka oleh Gubernur Provinsi Kepri yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar, Sabtu (28/8/2021) sore.

Pada pembukaannya juga dihadiri langsung oleh
Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Sahat Sianturi, Anggota Komisi II DPRD Kepri, Onward Siahaan, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Kepri, Irwandi Azwar.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar menyampaikan, tujuan dari event tersebut adalah untuk membantu membangkitkan kembali gairah mall dan para insan pariwisata yang terdampak oleh pandemi Covid-19 dan PPKM.
Event tersebut sudah lama dipersiapkan dan bahkan rencananya akan digelar sebelum diberlakukan PPKM, namun karena pandemi Covid-19 meningkat maka baru bisa dimulai sekarang.
“Kepada masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, agar kasus Covid-19 makin melandai, sehingga aturan bisa makin dilonggarkan dan kita semua bisa kembali beraktifitas seperti biasa lagi,” ucap Buralimar.
Pada kesempatan tersebut, anggota Komisi II DPRD Kepri, Onward Siahaan menyebutkan, dia mengapresiasi event Ngamen itu, sebab saat ini kita ditimpa oleh kondisi yang sangat sulit dan pariwisata adalah sektor paling terdepan yang tertimpak.
Dia mengaku, bahwa pihaknya sangat bersimpati terhadap nasib pelaku pariwisata seperti hotel, sebab hingga saat ini para hotel untuk membayar air dan listrik setiap bulan saja susah.
“Kami mendorong pihak PLN dan SPAM Batam diharapkan ada diberikan kelonggaran dan jika ada yang menunggak tidak langsung melakukan pemutusan. Kepada pihak hotel kita meminta dan diharapkan tidak melakukan PHK karyawan waluapun kondisi sedang sulit,” harapnya.
Disampaikannya, perlu ada inovasi baru dalam bidang pariwisata, yakni kedepan tidak hanya memikirkan offline saja, namun juga harus online. Para pelaku pariwisata agar membuat usulan-usulan sejumlah program untuk memajukan pariwisata di Kepri.
“Silahkan buat usulan-usulan untuk kemajuan pariwisata kita, kami dari DPRD Provinsi Kepri dan dalam hal ini Komisi II akan siap mendukung kegiatan pariwisata,”bebernya.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Utama PT Cakra Bramasta Internasional sekaligus ketua Soko Pakdul Surya Wijaya menyampaikan, acara Ngamen di Mall itu adalah sebuah ajang kolaborasi untuk membangkitkan semangat gairah ekonomi dan pariwisata.
Sebab, pariwisata dan ekonomi kreatif itu tidak bisa dipisahkan. Bagaimana Mall yang tutup selama PPKM darurat kemaren dibangkitkan kembali gairahnya, yakni dengan cara mengajak seluruh insan pariwisata datang ke mall.
“Dengan cara seperti itu maka mall akan ramai dan bangkit, maka kegiatan kreatifnya akan hidup kembali. Jadi ini membangkitkan semangat dan kepercayaan diri kita melawan pandemi ini,” kata Surya.
Disebutkannya, acara Ngamen itu rencanaya akan digelar pada sejumlah Mall di Kota Batam dan 1 Mall di Tanjung Pinang dengan cara bergantian. Harapannya nanti setiap Mall mempunyai konsep masing-masing dan kontens yang bagus.
“Agar acara ini nantinya membuat daya tarik bagi masyarakat yang hadir atau datang. Yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana safety dan penerapan prokesnya diberlakukan dengan ketat,” paparnya.
Ditambahkannya, pada acara tersebut pihaknya akan menggalang donasi dan hasilnya akan diberikan kepada insan pariwisata yang masih terdampak, yang kehilangan pekerjaan atau yang belum ada penghasilan.
“Acara akan kita buat bergantian di mall, yakni setiap hari Sabtu dan Minggu sama 2 bulan. Mudah-mudahan nanti acara berjalan dengan lancar dan dirasakan dampaknya oleh semua kalangan,” pungkasnya. (red)


