Close Menu
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
13 Juli 2026
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
SUBSCRIBE
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
Home » DPD FSP LEM SPSI Kepri dan Paguyuban Selingsing Batam Bahas Pentingnya Buruh Masuk Serikat
Batam

DPD FSP LEM SPSI Kepri dan Paguyuban Selingsing Batam Bahas Pentingnya Buruh Masuk Serikat

By adminMinggu, 19/09/2021 - 22:48 WIBTidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Reddit Telegram Pinterest Email

Batam – Pengurus paguyuban Senayang, Lingga dan Singkep (Selingsing) Kota Batam lakukan pertemuan dan diskusi dengan para pengurus DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepri dan DPC FSP LEM SPSI Kota Batam, Minggu (19/10/2020) di Kecamatan Belakang Padang.

Diskusi yang dilakukan itu terkait perburuhan dan memberikan pemahaman akan pentingnya berserikat dilingkungan perusahaan oleh para pekerja atau buruh.

Ketua Umum paguyuban Selinsing Kota Batam, Siti Aisyah mengatakan, hingga saat ini masih banyak anggotanya yang belum memahami masalah perburuhan, maka dari itu pihaknya akan terus melakukan pendekatan secara persuasif.

“Seperti contohnya melalui kegiatan silahturahmi dan diskusi seperti ini. Dan pada prinsipnya kami mengapresiasi teman teman buruh, khususnya yang ada di Kecamatan Belakang Padang,” ujar Siti Aisyah.

Dikatakan Siti Aisyah, pihaknya tetap akan mengedepankan upaya persuasif andai terjadi permasalahan dalam lingkungan hubungan industrial.

“Tentu kami akan terus melakukan imbauan, saya sudah lama mengetahui aktivitas serikat pekerja ini waktu dijaman Netty Herawati, dan saya mencoba untuk memberikan pemahaman kepada warga saya melalui serikat ini,” ungkapnya.

Dikesempatan tersebut, ketua DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepri, Saiful Badri mengatakan, banyak diantara para pekerja yang masih awam tentang dunia Serikat Pekerja (SP)

Hal itu dikarenakaan kurangnya informasi yang dimiliki tentang serikat pekerja, tidak jarang membuat pekerja itu sendiri kerap menjauh dari serikat pekerja bahkan mengalami phobia. Kondisi ini semakin diperparah oleh image atau pandangan yang negatif terhadap serikat pekerja.

“Pandangan seperti ini yang harus dibuang sehingga ada keberanian dan keinginan yang kuat dari setiap pekerja untuk menyatukan dirinya ke dalam wadah serikat pekerja” kata Saiful dalam sambutannya.

Dijelaskan Saiful, manfaat dari membentuk serikat pekerja ataupun ikut tergabung menjadi anggota serikat pekerja atau buruh, adalah sangat jelas bersentuhan langsung dengan keadaan pekerja.

Antara lain menjalin komunikasi antara pekerja dengan pekerja yang notabene memiliki kesamaan kepentingan dan kesamaan hak.

“Mendapatkan advokasi atau pembelaan dari persoalan yang merugikan pekerja jika pengusaha atau pimpinanan melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan aturan ketenagakerjaan yang telah diatur di dalam Undang-Undang,” ujar tokoh buruh itu.

Disebutkannya, bahkan sudah bukan rahasia lagi bahwa begitu banyak pelangggaran yang dilakukan oleh sebagian pengusaha terhadap hak-hak pekerja atau karyawan.

Pelanggaran yang setiap saat bisa menimpa diri kita selaku pekerja. seperti PHK yang sewenang-wenang tanpa alasan yang berdasar serta tanpa melalui prosedur yang semestinya.

Hak atas pesangon yang kurang atau bahkan tidak dibayar saat terjadi PHK, skorsing tanpa alasan yang jelas, upah yang dibawah UMR, status kepegawaian yang tidak jelas dan sistem kerja kontrak yang berkepanjangan.

Untuk menghadapi berbagai permasalahan diatas sekaligus mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi pada pada pekerja, tentunya pekerja tidak mungkin berjuang sendiri atau individual.

“Terlalu lemah dan mudah sekali dikalahkan. Oleh karena itu kita harus berjuang secara kolektif dan bersatu dalam satu wadah yaitu Serikat Pekerja. Dengan demikian kekuatan real pekerja akan dapat diwujudkan,” tutur pria berdarah minang itu.

Sementara itu, Perwakilan DPC FSP LEM SPSI Kota Batam, Aksa menyampaikan, selain itu dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kita tetang berbagai permasalahan ketenagakerjaan, serta membangun kepedulian dan solidaritas sesama kita sebagai kaum pekerja agar merasa senasib sepenanggungan dalam menghadapi setiap permasalahan.

Mengapa perlunya berjuang secara kolektif, pondasi gerakan lebih kokoh. Sebuah perjuangan yang dilakukan secara kolektif, akan memperkokoh pondasi gerakan, karena otomatis akan ada sebuah sistem yang dibangun dan tidak mengandalkan perorangan.

Seringkali problem perjuangan disebabkan karena lemah dan menurunnya semangat para anggotanya. Pada kondisi inilah perjuangan secara kolektif sangat terasa manfaatnya karena satu sama lain bisa saling menguatkan dan memberi support .

Semakin banyak orang yang berkualitas berkumpul dalam satu wadah, maka sinergi dari kekuatan personal akan menjadi lebih kuat.

“Serikat pekerjalah yang memiliki legalitas dalam membela, melindungi dan memperjuangkan hak-hak pekerja. Konvensi ILO, UU bahkan UUD 1945 memberikan perlindungan secara nyata terhadap kebebasan berserikat,” pungkasnya. (AZ)

DPD FSP LEM SPSI Kepri Paguyuban Selingsing Batam Pentingnya Buruh Masuk Serikat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Reddit Email
Previous ArticleKapal Kayu Bermuatan 700 Ton Semen Tenggelam di Perairan Batu Ampar Kota Batam
Next Article Kebut Vaksinasi, Dalam 2 Hari Apindo Kepri Vaksinasi 20 Ribu Lebih Warga Batam
admin
  • Website

Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Batam Kembali Juara Umum MTQ Kepri

By adminJumat, 10/07/2026 - 22:08 WIB

BATAM – Kota Batam kembali menegaskan dominasinya di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi…

KKP Tambah 10 Kapal Pengawas, untuk Perkuat Pengawasan Laut Natuna Utara

Jumat, 10/07/2026 - 21:51 WIB

Batam Jadi Percontohan Nasional SiTaskin Pesisir, Kemiskinan Turun ke 3,81 Persen

Rabu, 08/07/2026 - 22:35 WIB

Batam Butuh Lex Specialis Kependudukan untuk Kendalikan Migrasi

Rabu, 08/07/2026 - 22:26 WIB
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
© copyright 2026 lingkaran.co.id | Kabar Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.