Close Menu
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
12 Juli 2026
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
SUBSCRIBE
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
Home » Duh! Jenazah Pedagang Korban Penggusuran Pasar Induk Jodoh Dibawa ke DPRD dan Pemko Batam
Batam

Duh! Jenazah Pedagang Korban Penggusuran Pasar Induk Jodoh Dibawa ke DPRD dan Pemko Batam

By adminRabu, 28/07/2021 - 18:14 WIBTidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter Reddit Telegram Pinterest Email

Batam – Duh! jenazah korban penggusuran eks pasar induk Jodoh Kota Batam dibawa oleh keluarga dan kerabatnya ke kantor Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan kantor DPRD Kota Batam, Rabu (28/7/2021) siang.

Pihak keluarga dan para pedagang pasar Induk Jodoh itu menyampaikan aspirasinya atas adanya korban dari penggusuran yang dilakukan oleh tim terpadu Kota Batam pada Senin (26/7/2021) lalu.

Jenazah Friska Ginting (42) itu dibawa puluhan warga dengan mobil ambulance. Bagian depan mobil ambulance itu ditempelkan kain putih yang bertuliskan, koban PNS Kadisperindag Batam Gustian Riau.

Salah satu kerabat korban dan juga sekaligus
Ketua Lembaga Investigasi Tipikor Aparatur Negara, Fanahatan Nainggolan mengatakan, sebelumnya warga pasar induk Jodoh itu telah melaporkan kejadian tersebut ke Polda Kepri, namun laporan mereka ditolak.

“Saya disini mewakili masyarakat di Pasar Induk Jodoh ingin menyampaikan aspirasi kepada Pemko Batam dan DPRD Batam atas penggusuran yang dilakukan sehingga adanya korban jiwa,” ucap Fannahatan saat melakukan aksi tersebut.

Disampaikannya, kedatangan mereka itu tidak ada satupun dari Pemko Batam maupun DPRD Kota Batam yang menanggapi suara mereka, bahkan tidak ada yang keluar untuk menjawab pertanyaan mereka.

“Ini merupakan aksi menuntut keadilan atas perlakuan Pemko Batam atas penggusuran di pasar induk Jodoh kemaren, sehingga menyebabkan salah seorang warga meninggal dunia,” tururnya.

Ditegaskannya, dia mohon Pemko Batam untuk menanggapi permasalahan penggusuran yang menimbulkan korban jiwa itu dengan serius, sebab saat ini rakyat sedang kesusahan, jangan biarkan rakyat berjuang sendiri.

“Korban itu meninggal karena dia syok atas penggusuran, sehingga dia meninggal dunia. Katanya sekarang lagi PPKM, tapi kok dilakukan penggusuran dan aparat datang berbondong-bondong,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, diduga syok karena digusur oleh tim terpadu Pemerintah Kota (Pemko) Batam, seorang pedagang yang tinggal di eks pasar induk Jodoh Kota Batam meninggal dunia, pada Senin (26/7/2021) siang.

Seorang ibu-ibu bernama Friska Ginting (42) itu meninggal dunia karena jantung melihat pengusuran dengan menggunakan alat berat oleh petugas gabungan.

Bony Ginting, salah satu warga pasar Induk Jodoh mengatakan, korban tersebut meninggal dunia karena terkejut melihat alat berat dan tim terpadu yang melakukan kegiatan penggusuran itu.

“Jadi tadi korban kaget karena melihat alat berat dan tim terpadu datang. Padahal belum ada pemberitahuan tentang kegiatan penggusuran saat ini,” bebernya. (red)

DPRD Batam korban penggusuran Pasar Induk jodoh Pemko batam
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Reddit Email
Previous ArticleRudi Paparkan Visi Misi RPJMD Batam 2021-2026 Kepada Wakil Rakyat
Next Article Bea Cukai Batam Fasilitasi Pengiriman 203 Ton Oksigen ke Berbagai Wilayah di Indonesia
admin
  • Website

Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Batam Kembali Juara Umum MTQ Kepri

By adminJumat, 10/07/2026 - 22:08 WIB

BATAM – Kota Batam kembali menegaskan dominasinya di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi…

KKP Tambah 10 Kapal Pengawas, untuk Perkuat Pengawasan Laut Natuna Utara

Jumat, 10/07/2026 - 21:51 WIB

Batam Jadi Percontohan Nasional SiTaskin Pesisir, Kemiskinan Turun ke 3,81 Persen

Rabu, 08/07/2026 - 22:35 WIB

Batam Butuh Lex Specialis Kependudukan untuk Kendalikan Migrasi

Rabu, 08/07/2026 - 22:26 WIB
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
© copyright 2026 lingkaran.co.id | Kabar Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.