Nendra bersama jajaran pengurusnya dilantik langsung oleh ketua umum MBC Indonesia, Mayjen TNI Dr. Rizerius Eko HS. Pelantikan tersebut dihadiri oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi dan puluhan club motor yang ad di Kepri.
Mayjen TNI Dr. Rizerius Eko HS mengatakan, MBC tidak boleh melihat satu kelompok saja, semua club motor gede (moge) yang ada itu berangkat dari kegemaran mengendarai motor besar, dengan adanya keberagaman itu maka makin semakin kompak.
Para club motor moge harus bisa berkolaborasi dengan pemerintah, aparat dan masyarakat. Keberadaan moge tidak boleh lagi dilihat sebagai suatu kelompok motor yang arogan, tetapi harus bisa jadi contoh dan tauladan dalam tertib berlalu lintas.
“Kita berharap moge nantinya bisa membuat event internasional di Kota Batam, sebab Batam ini posisinya sangat strategis yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia,” ujarnya.
Dengan digelarnya event internasional dengan mengundang para moge yang ada di luar negeri maka itu bisa mempromosikan dan menjual budaya yang ada di Batam, kuliner, kerajinan tangan dan lain-lainnya, sehingga itu bisa menjadi pemasukan dan menambah PAD.
“Event itu sedang direncanakan dan tahun ini mulai dirancang bagaimana seperti apa eventnya. Dalam melaksanakan event internasioanl itu tidak bisa berdiri sendiri, namun harus melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat, bagimana masyarakt bisa memanfaatkan momen tersebut untuk kepentingan mikro ekonomi di masyarakat,” ungkapnya.
Dia berharap kepada pengurus MBC Batam yang sudah dilantik agar bisa membawa MBC lebih bagus dan disegani, tidak arogan dan mampu bekerjasama dengan club motor yang ada serta mendukung program pemerintah daerah.
Sementara itu, ketua MBC Batam, Kompol Nendra Madya Tias menyampaikan, pihaknya berterimakasih kepada para anggota MBC Batam yang mempercayai dia untuk memimpin club moge tersebut.
“Mudah-mudahan ini awal modal awal bagi kita untuk bisa saling berkolaborasi, besar harapan kami kepada Walikota Batam dan stakeholder terkait untul memberikan peluang bagi pecinta moge ini bisa mengadakan event nasional maupun internasional,” ujar Nendra.
Sebab katanya, Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, bisa dikatakan Batam segi tiga emas yang perlu dikembangkan secara bersama-sama.
“Jumlah anggota MBC saat ini berjumlah sebanyak 30 orang. Dalam waktu dekat ini juga akan dibentuk MBC Tanjungpinang. Kita mempunyai visi untuk memajukan klub moge lebih maju dan lebih solid, membangun rasa kebersamaan dan kekeluargaan,” pungkasnya (mri)

