Close Menu
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
13 Juli 2026
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
SUBSCRIBE
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
Home » Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai PT BPP Air Balam Sikabau, Kondisinya Memprihatinkan
Berita Terkini

Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai PT BPP Air Balam Sikabau, Kondisinya Memprihatinkan

By adminRabu, 22/11/2023 - 19:37 WIBTidak ada komentar3 Mins Read
Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai PT BPP Air Balam Sikabau
Share
Facebook Twitter Reddit Telegram Pinterest Email

Pasaman Barat – Mayat seorang laki-laki lansia ditemukan di aliran sungai Kanal Divisi 3 PT BPP (Bakri Pasaman Plantations) unit II Air Balam yang berada di Jorong Sikabau, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, pada Rabu (22/11/2023) sekira pukul 09.00 Wib.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki membenarkan kejadian tersebut melalui Kapolsek Sungai Beremas AKP Efriadi bahwa identitas mayat lansia diketahui bernama Zahirudin (65) yang merupakan warga Jorong Sikabau, Nagari Ranah Koto Tinggi, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat.

“Berdasarkan keterangan dari saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), bahwa saksi melihat sesosok mayat tersebut mengambang diatas air dengan posisi tertelungkup masih menggunakan pakaian lengkap di aliran sungai kanal PT BPP Air Balam,” ungkap Kapolsek.

AKP Efriadi menjelaskan, melihat kejadian tersebut, saksi langsung memberitahukan warga sekitar dan menghubungi perangkat Nagari serta pihak perusahaan, terkait penemuan mayat yang mengambang di sungai Kanal PT BPP tersebut.

“Dari hasil keterangan saksi mengatakan bahwa kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan tidak melihat adanya tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh korban,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga korban, sebelumnya korban sudah dinyatakan hilang pasca pergi dari rumah pada hari Senin tanggal 20 November 2023 pada pukul 09.00 Wib yang lalu.

Sebelum kejadian, korban sempat berpamitan kepada pihak keluarga untuk pergi ke pasar Ujung Gading guna membeli barang harian untuk dijual kembali dirumahnya dengan mengendarai sepeda motor merk Honda Supra warna hitam Nomor Polisi BA 5772 LO.

“Pihak keluarga sudah hilang kontak dengan korban sejak tanggal 20 November 2023 pukul 09.00 Wib. Korban sempat berpamitan untuk berbelanja barang harian ke pasar Ujung Gading, dalam perjalanan, korban ditemukan didalam Sungai kanal dengan kondisi sudah meninggal dunia,” tambah AKP Efriadi.

Menurut penyelidikan dilapangan, korban diduga terpeleset, kemudian jatuh dijembatan darurat bekas longsor yang terbuat dari batang pohon kelapa di akses jalan dari Sikabau menuju pasar Ujung Gading, karena sepeda motor korban ditemukan didalam sungai yang dipenuhi kerikil tajam tepat dibawah jembatan darurat tersebut.

Dari hasil pemeriksaan personel unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Pasaman Barat bersama petugas medis dari Pustu Jorong Sikabau banyak menemukan luka robek dan goresan, terutama pada bagian kening, telinga, lengan dan betis korban serta lidah korban juga tergigit.

“Sedangkan untuk barang-barang milik korban seperti cincin, handphone, uang dan sepeda motor milik korban juga masih lengkap dan tidak ada yang hilang,” ujarnya.

Kepada pihak keluarga, Kepolisian Polres Pasaman Barat menyarankan agar dilakukan VER (Visum Et Repertum) bagian luar dan dalam serta autopsi terhadap jenazah korban, untuk mengetahui pasti penyebab kematian.

Namun anak korban selaku pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, pihak keluarga korban menganggap ini merupakan musibah.

“Alasan lain tentang penolakan autopsi adalah karena pihak keluarga ingin segera memakamkan jenazah korban mengingat seluruh keluarga sudah berkumpul dirumah korban,” ungkapnya. (By Roni)

 

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki Kapolsek Sungai Beremas AKP Efriadi Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai PT BPP Air Balam Sikabau Penemuan mayat PT BPP Air Balam
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Reddit Email
Previous ArticlePemkab Pasaman Berangkatkan 35 Orang Paskibraka Study Tour ke Jakarta
Next Article Quick Response BP Batam Lakukan Penanganan pada Jalan Amblas Gajah Mada Tiban
admin
  • Website

Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Batam Kembali Juara Umum MTQ Kepri

By adminJumat, 10/07/2026 - 22:08 WIB

BATAM – Kota Batam kembali menegaskan dominasinya di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi…

KKP Tambah 10 Kapal Pengawas, untuk Perkuat Pengawasan Laut Natuna Utara

Jumat, 10/07/2026 - 21:51 WIB

Batam Jadi Percontohan Nasional SiTaskin Pesisir, Kemiskinan Turun ke 3,81 Persen

Rabu, 08/07/2026 - 22:35 WIB

Batam Butuh Lex Specialis Kependudukan untuk Kendalikan Migrasi

Rabu, 08/07/2026 - 22:26 WIB
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
© copyright 2026 lingkaran.co.id | Kabar Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.