Jakarta – Pelatih tunggal putri, Indra Widjaja, memberikan tanggapan mengenai penampilan Mutiara Ayu Puspitasari di Kejuaraan Dunia Junior 2024, yang dinilai masih belum konsisten.
Mutiara, yang menjabat sebagai kapten tim, berhasil tampil baik di nomor beregu dan berkontribusi dalam meraih gelar juara untuk Indonesia di Piala Suhandinata.
Sayangnya, performanya tidak sejalan saat tampil di nomor perorangan. Mutiara tersingkir di babak 32 besar setelah kalah dari pebulutangkis Jepang, Niina Matsua, dengan skor 10-21, 19-21. Meskipun sebelumnya diharapkan bisa meraih medali, ia masih menunjukkan inkonsistensi dalam permainannya.
“Penampilan Mutiara memang belum konsisten. Ada kalanya ia tampil luar biasa, tetapi ada juga saat-saat di mana ia kurang optimal. Ketika bermain di nomor beregu, penampilannya sangat memuaskan, tetapi di perorangan, itu tidak terlihat,” ungkap Indra dalam keterangan resmi dari PBSI, dikutip selasa (15/10/2024).
Indra juga mencatat bahwa faktor non-teknis memainkan peran yang signifikan dalam kinerja Mutiara. “Kami sudah menyiapkan strategi dan teknik dengan baik, namun tekanan yang dihadapi membuatnya sulit untuk menampilkan performa terbaik,” tambahnya.
Indra telah berbicara langsung dengan Mutiara untuk mengevaluasi penampilannya di Kejuaraan Dunia Junior 2024, yang berakhir pada Minggu, beberapa hari yang lalu. “Saya sampaikan kepadanya, apapun hasilnya, harus diterima. Ini adalah junior terakhir bagi Mutiara, tetapi bukan akhir dari segalanya,” kata Indra.
Ia percaya bahwa pengalaman berharga yang didapat Mutiara sebagai kapten tim dan juara di nomor beregu akan menjadi batu loncatan penting dalam karirnya di level senior. “Yang terpenting adalah pengalaman ini bisa membantunya bersaing lebih baik di masa depan,” ujar Indra.
sumber: detik


