Pencarian WNA yang Hilang Nyelam Dihentikan

Operasi pencarian terhadap seorang WNA yang hilang saat melakukan penyelaman di perairan Pulau Tokong Sanggol Mersing, Johor yang diduga terseret arus hingga masuk ke perairan Lagoi Bintan

Batam – Operasi pencarian terhadap seorang WNA yang hilang saat melakukan penyelaman di perairan Pulau Tokong Sanggol Mersing, Johor yang diduga terseret arus hingga masuk ke perairan Lagoi Bintan Indonesia dihentikan, Minggu (17/4/2022).

Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang, Slamet Riyadi mengatakan, Tim gabungan telah melakukan pencarian selama 7 hari, namun 1 korban bernama Nathan (14) laki-laki, warga negara Belanda tak ditemukan.

“Berdasarkan evaluasi dan kesepakatan potensi SAR Gabungan bahwa dengan tidak di temukannya tandas korban, maka kegiatan dinyatakan sekesai dan diusulkan untuk di tutup,” kata Slamet Riyadi.

Disampaikan Slamet Riyadi, seluruh unsur tim yang melakukan pencarian kembali kepangkalannya masing-masing. Adapun personil yang bergerak ialah, Kansar Tanjungpinang 10 orang.

BACA JUGA:  Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp9 Miliar Digagalkan di Perairan Batam

Kemudian, Polair Polda Kepri 3 orang, Polair Polres Bintan 2 orang, TNI AL 2 orang, HNSI Bintan 3 orang. “Totalnya personil sebanyak 20 orang,” kata Slamet Riyadi.

Sebelumnya, pada Rabu (6/4/2022) sekira pukul 06.35 WIB, MRSC Johor Bahru menerima laporan mengenai 4 orang penyelam yang hilang saat menyelam pada posisi 02° 13.35 N 104° 08.12 E Di Perairan Pulau Tokong Sanggol Mersing, Johor.

Adapun 4 korban tersebut adalah, pertama Kristine Groedem (35) perempuan warga negara Norwegia. Kedua, Alexia Alexandra Molina (18) perempuan warga negara Prancis.

Ketiga, Adrian Peter Chesters (46) laki-laki warga negara Inggris. Keempat, Nathan Renze Chesters (14) laki-laki warga negara Belanda.

BACA JUGA:  Pemko Solok Beri Rp 1 juta bagi Warganya yang Berhenti Merokok

Pada Kamis (7/4/2022) pukul 09 40 WIB, salah satu penyelam ditemukan oleh kapal tongkang kemudian diselamatkan oleh helikopter MMEA AW 139.

Korban dibawa ke RS Mersing untuk mendapatkan perawatan medis. Korban diidentifikasi sebagai Kristine Groedem. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung untuk mencari 3 korban yang tersisa.

Dimana 2 orang ditemui di Perairan Bintan, Indonesia Sabtu (9/4/2022) sekira pukul 09.00 WIB dalam keadaan selamat manakala seorang korban masih hilang dan diduga korban mungkin hanyut ke perairan Indonesia. (red)