Batam – Walkota Batam, Muhammad Rudi menjadi Pembina Apel Siaga Kesiapan Listrik Menyambut Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Jumat (23/12/2022) di Dataran Engku Putri, Batam Centre.
Apel Siaga ini merupakan kolaborasi dan sinergi antara PT PLN Batam dengan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, yang juga diikuti unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) dari Polresta, Kodim dan DPRD Batam.
Sebelum Apel Siaga dimulai, Walikota Batam beserta pimpinan unsur Forkopimda memeriksa kesiapan personil dan peralatan yang digelar PT PLN Batam yg digunakan untuk mengamankan pasokan listrik selama siaga Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Direktur Utama PT PLN Batam, Mumammad Irwansyah Putra melaporkan bahwa pasokan daya listrik di Batam dalam rangka menyambut Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 kondisi kelistrikan Batam saat ini aman dan baik. Saat ini semua pembangkit dalam kondisi prima dan pasokan energi primer juga aman.
“Secara nasional, masa siaga Natal dan Tahun Baru ditetapkan mulai dari 19 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023. Selama periode ini kami memprediksi beban puncak penggunaan listrik di Batam tetap terkendali, dengan perkiraan beban puncak pada tanggal 25 Desember 2022 sebesar 397 MW dengan cadangan 172 MW dan pada tanggal 1 Januari 2023 sebesar 376 MW dengan cadangan 193 MW,” jelas Irwansyah.
Tren beban puncak Batam, memiliki kecenderungan menurun dibandingkan periode harian lainnya disebabkan banyaknya industri yang mengurangi aktivitasnya saat libur Nataru, sehingga daya listrik tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan perayaaan Natal dan Tahun Baru.
Untuk mengamankan pasokan listrik selama masa siaga ini, PLN Batam menyiapkan 26 posko siaga, 488 petugas, 34 unit kendaraan yang siap bertugas 24 jam untuk menjaga keandalan pasokan listrik yang tersebar di seluruh wilayah Batam.
“Para petugas dan peralatan pendukung ini tidak hanya siaga pada saat-saat tertentu saja, tapi kita semua akan siap siaga setiap saat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman,” ujar Irwansyah.
Irwansyah menjelaskan dari sisi pembangkit, transmisi dan distribusi, PLN Batam telah memajukan seluruh jadwal pemeliharaan sehingga di akhir Bulan Desember ini seluruh aset kelistrikan dalam kondisi prima.
PLN juga menerapkan sistem pengamanan berlapis seperti pengalihan arus listrik otomatis jika terjadi gangguan di titik tertentu.
Adapun lokasi-lokasi tersebut diantaranya, 17 Rumah Ibadah Gereja, 8 Kantor dan Instansi Militer, 6 Kantor Pemerintahan dan BUMN, 3 lokasi Pusat Keramaian (Dataran Engku Putri, Dataran Engku Hamidah dan Dang Anom), 13 Rumah Sakit, 50 Hotel dan Tempat Wisata, 1 Bandara serta 7 Pelabuhan.
“Kami memprioritaskan pengamanan listrik berlapis pada titik-titik tersebut. Kami siapkan penjagaan khusus di gardu distribusi dan juga personel yang sigap mengatasi kendala, pungkasnya. (red)


