Bangka – Dalam Rangka memperingati Kemerdekaan RI ke 78, Pemuda Panca Marga (PPM) Berkolaborasi dengan Danramil Mendo Barat melaksanakan giat perawatan monumen pahlawan 12, Sabtu (19/8/2023) di Desa Petaling, Kecamatan Mendo Barat.
Kegiatan ini di hadiri langsung oleh Danramil 04 Mendo Barat, Kapolsek Mendo Barat, Camat Mendo Barat, Ketua PPM Provinsi Bangka Belitung dan Ketua PPM Kota Pangkalpinang.
Danramil 04 Mendo Barat, Kapten Inf Hasan menyampaikan, jasa para pahlawan tidak boleh dilupakan.
“Karena berkat jasa para pahlawan lah negara ini merdeka,” katanya.
Ketua PPM Provinsi Bangka Belitung Sapta Qodria menyampaikan kegiatan ini salah satu kegiatan yang luhur dimana mengingatkan kita atas perjuangan para pahlawan kemerdekaan RI yang telah gugur demi Republik tercinta ini.
“Semoga nilai-nilai juang oleh pahlawan daerah Provinsi Bangka Belitung dapat diamalkan oleh generasi milenial dalam membangun Bangka Belitung,” katanya.
Sekretaris PPM Provinsi Babel Sujoko Budiadi Burhani menyampaikan, bahwa kegiatan yang kita lakukan ini belum seberapa bila dibandingkan dengan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur.
Pahlawan 12, mereka gugur dalam upaya mempertahankan Kemerdekaan RI. Masuknya sekutu pasca kemerdekaan dengan membonceng NICA yang menginginkan kembali Indonesia untuk menjadi negara bagian serikat Belanda.
Ditempat ini tahun 1946 para pahlawan yg berjumlah 12 orang menghadang tentara Belanda dan terjadilah pertempuran yang mengakibatkan mereka gugur dan dimakamkan disini.
“Sekarang para pahlawan yang berjumlah 12 telah dipindahkan ke makam pahlawan Bangka,” ungkapnya.
Ketua PPM Kota Pangkalpinang Romandhona Setyawan menyampaikan, kita harus selalu menghormati perjuangan para pejuang Kemerdekaan RI dan sebagai anak keturunan para pejuang kita wajib menjaga persatuan bangsa dan tanamkan Jiwa Semangat Nilai (JSN) 1945
“JSN 1945, merupakan landasan kekuatan dan daya dorong mental spiritual bagi bangsa Indonesia dalam perjuangan untuk mengisi dan mengamankan kemerdekaan Indonesia, menuju terwujudnya tujuan nasional sebagaimana yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945,” katanya.


