Batam – PT. Weefer Indonesia dan Huawei Cloud jalin kejasama dan luncurkan aplikasi Kabinet.ID, yakni sebuah aplikasi SaaS (Software as Service) DMS atau document management system, Jumat (8/7/2022).
Peluncuran aplikasi tersebut bersamaan dengan acara yang bertajuk “Running An Effective and Secure Cloud Infrastructure“, di Marriott Hotel Harbour Bay Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Dalam acara ini akan membahas mengenai pentingnya peran infrastruktur cloud dalam sebuah bisnis, serta bagaimana cara memastikan layanan tersebut aman dan secara biaya effective.
CEO PT. Weefer Indonesia, Robert Liandro mengatakan, acara tersebut dihadiri oleh para pebisnis, terutama bagi mereka yang sedang atau akan menggunakan layanan infrastruktur berbasis cloud.
Mengingat, 61 persen responden perusahaan di Indonesia sendiri mengakui pendapatan mereka meningkat 20 persen sejak menerapkan sistem infrastruktur cloud.
“Hal ini tentu saja harus dibarengi dengan pemahaman yang baik tentang bagaimana menjalankan sistem cloud yang aman, stabil dan efisien,” kata Robert, didampingi oleh Head Of Ecosystem Huawei Cloud Indonesia, Hanny Cecilia dan Business Development Director, Hery Liandro.
Disampaikan Robert, PT. Weefer Indonesia, salah satu System Integrator IT terkemuka yang sudah beroperasi secara nasional dengan kantor pusat di Batam.
Dengan partner dari Weefer seperti Huawei Cloud dan Horangi, Weefer siap membantu perusahaan di Indonesia dan Batam khususnya melakukan transformasi dan migrasi dari infrastruktur IT yang konvensional ke Cloud yang lebih dinamis, cepat, hemat dan aman.
“DMS merupakan software berbasis cloud untuk mengelola file dalam organisasi secara
terpusat. Agar, perusahaan bisa terbebas dari penggunaan kertas yang tentu memakan biaya, dan memiliki tingkat keamanan lebih tinggi,” katanya.
Dijelaskannya, adapun beberapa kelebihan dari Kabinet.ID yaitu bekerja menjadi hemat waktu, mengurangi beban administrasi, melindungi informasi penting dan memenuhi standar dan regulasi.
“Dengan peluncuran Kabinet.ID ini diharapkan dapat menjadi solusi di era digitalisasi seperti saat ini,” pungkasnya. (mri)


