Tanjungpinang – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pusat memanggil pemain muda asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yakni Rafly Ramadan, untuk bergabung di timnas Indonesia U-18. Pemusatalan latihan dimulai 5-11 September 2021 di Jakarta.
Rafly pemain Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Kepri, masuk sebagai pemain timnas U-18, untuk diturunkan piala dunia U-20 tahun 2023 mendatang. Tuan rumah U-20 piala dunia digelar di Indonesia.
Wakil Ketua Asprov PSSI Kepri, Maifrizon mengatakan, Rafly sebagai pemain belakang di PPLP Kepri dipanggil untuk bergabung di timnas U-18. Dia sudah harus berada di Jakarta paling lambat Minggu (5/9/2021) mendatang.
“Ini prestasi cukup mengembirakan. Anak Kepri dipanggil masuk timnas U-18, untuk persiapan piala dunia atau U-20 tahun 2023 mendatang. Tuan rumahnya Indonesia,” kata Maifrizon, Rabu (1/9/2021).
Disampaikan Maifrizon, Rafly diminta untuk menunjukan mental baja dan fisiknya, selama mengikuti latihan timnas U-18.
Diharapkan jangan sampai kendor dan harus membuktikan kalau anak Kepri bisa bermain di timnas Indonesia.
“Ini karir perdana Rafly, jadi saya minta jaga fisik dan mental. Harus mental baja, tunjukan kalau anak Kepri bisa, anak Kepri layak menjadi pemain nasional,” ujarnya.
Disebutkannya, Rafly selama ini masuk dalam tim PPLPD Pemerintah Provinsi Kepri. Program PPLPD itu tetap harus digelar guna untuk melahirkan bibit-bibit atlet yang prestasi, hingga bisa masuk ke timnas.
“Awalnya, ada 4 pemain yang dipangil. Saya harus cek ke PSSI, apakah dipanggil secara bertahap atau tidak. Mereka sudah mengikuti seleksi. Ada dua seleksi di Tanjungpinang dan di Bangka Belitung,” ungkapnya.
Sumber: katasiber.id


