Rudi Minta Warga Hinterland Batam Tidak Datang ke Mainland

Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi meminta kepada masyarakat yang saat ini tinggal di Hinterland, untuk sementara waktu tidak datang ke Mainland Kota Batam.

Hal itu dilakukan agar supaya penyebaran Covid-19 tidak merambah ke pulau-pulau. Khususnya yang berada di Kecamatan Galang.

https://www.discoverasr.com/en/harris/indonesia/harris-resort-barelang-batam?utm_source=onlinemedia&utm_medium=display&utm_campaign=lingkaran-onlinemedia-display-campaign-20260801-all-en-id-id-HBRL--&utm_content=cta--

“Saya harap tidak ke Batam dulu, kalau semua sudah selesai baru kita buka kembali,” kata Rudi, Senin (26/7/2021).

Disampaikan Rudi, dia berharap daerah-daerah hinterland tetap berada pada zona hijau Covid-19, maka dari itu masyarakat yang berada di hinterland Batam agar tetap meningkatkan kewaspadaan.

Saat ini Pemerintah tengah membagikan bantuan beras 10 kg untuk penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

BACA JUGA:  Seorang Anak Remaja Hilang Terseret Air Sungai di Baloi Batam

“Pagi hari ini saya bersama PT Pos Indonesia, Kepala Bulog, dalam rangka penyerahan bantuan BST dan PKH, ini kecamatan Hinterland ke dua, kemarin kita juga sudah menyerahkan di Belakangpadang,” ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya berharap bantuan yang diberikan pemerintah itu dapat mengurangi beban masyarakat. Karena hampir semua sektor kegiatan usaha terdampak dari penyebaran Covid-19.

Adapun total penerima PKH dan BST di Kecamatan Galang berjumlah sebanyak 1.930 kepala keluarga. Dengan rincian sebanyak 1.451 kepala keluarga program PKH dan 479 program BST. (red)