Pangkalpinang – Kegiatan “Jalan -jalan” yang di sebut sebagai perjalanan dinas beberapa Kepala Sekolah SMA dan SMK di Provinsi Bangka Belitung pada awal Juni 2022 lalu diantaranya ke Bandung diduga didanai oleh salah satu perusahaan penerbit buku.
Hal ini terungkap dari keterangan salah satu Kepala Sekolah SMA di Bangka Belitung yang minta identitasnya untuk dirahasiakan.
“Iya, betul saya ikut dan disitu juga ikut orang dinas bernama pak Heri,“ Ungkapnya, Kamis(14/7/2022).
Kegiatan perjalanan dinas atau “ jalan – jalan “ yang diduga di biayai atau disponsori oleh pihak lain tersebut dapat dikualifikasi sebagai bentuk gratifikasi.
Gratifikasi adalah “pemberian dalam arti luas yang meliputi pemberian uang, barang, rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan Cuma – Cuma dan fasilitas lainnya.
Gratifikasi tersebut baik yang diterima didalam negeri maupun di luar negeri dan yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik ataupun tanpa sarana elektronik. “(Penjelasan Pasal 12B UU No. 20 /2001 tentang perubahan atas UU No. 32/1999 tentang Pemberatsan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor)”.
Berdasarkan informasi yang didapatan media ini, proyek “jalan jalan” tersebut, diikuti hampir seluruh Kepala Sekolah Tingkat SMA dan SMA dari 3 Kabupaten/Kota se Bangka Belitung, yakni Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Bangka Tengah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Ervawi, saat dikonfirmasi terkait “Proyek jalan – jalan” tersebut dia tidak mau berkomentar dan dia mengaku tidak ikut.
“Maaf saya tidak ikut trm ksh,” kata Ervawi melalui pesan WhatsApp nya.
Sementara itu, Kabid SMA/SMK Dinas Pendidikan Propinsi Kepulauan Babel saat dikonfirasi melalui pesan whatsapp, dia juga belum mau untuk berkomentar.
“Nanti kita ketemu dulu, saya lagi bimtek, senin kita ketemu,” balas Heri melalui whatsapp. (sarkawi)


