Batam – Seorang bocah berumur 4 tahun yang terseret arus parit di RT 04 RW 11 Blok E Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam pada Sabtu (25/3/2023) akhirnya berhasil ditemukan.

Korban bernama Risky Ramadan, jasadnya ditemukan warga bersama tim gabungan yang melakukan pencarian di pelabuhan rakyat Pendi Tanjung Sengkuang, yakni sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian.

Mayatnya ditemukan tertahan di haluan kapal yang sedang sandar di pelabuhan tersebut, sekira pukul 21.05 WIB, yakni 7 jam setelah kejadian.

Pantauan di lokasi, saat jasad Risky ditemukan warga setempat berdatangan ke lokasi untuk melihat kondisi Risky dan proses evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan.

Isak tangis ibu korban dan keluarga mengiringi proses evakuasi. Setelah dievakuasi korban langsung dibawa ke rumah duka yang berada di RT 04 RW 11 Blok E Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar menggunakan mobil ambulance.

“Alhamdulillah akhirnya jasad korban ditemukan, terimakasih kepada warga dan tim gabungan yang telah ikut serta melakukan pencarian,” kata salah seorang keluarga korban.

Abdurahman, Satpol PP Kecamatan Batu Ampar mengatakan, petugas yang turun melakukan pencarian terhadap korban diantaranya adalah TNI, Polri, Basarnas, Satpol Kecamatan Batu Ampar dan warga sekitar.

“Tadi setelah mendapatkan informasi kita langsung menelusuri parit dari lokasi koban terseret arus hingga ke laut. Alhamdulillah jasad korban akhirnya ditemukan. Korban langsung dibawa kerumah duka,” kata Abdurahman.

Diberitakan sebelumnya, Risky Ramadan hilang terseret arus parit di RT 04 RW 11 Blok E Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Sabtu (25/3/2023) siang.

Dia terjatuh ke dalam parit yang ada di sebelah rumah tempat tinggalnya. Kejadiannya sekitar pukul 14.20 WIB, saat kejadian dia tinggal bersama omnya.

Sebelum terseret arus parit, Risky sempat bermain sepeda seorang diri. Atas kejadian itu membuat masyarakat setempat heboh dan berdatangan ke lokasi kejadian. (red)

 

Share.
Leave A Reply