Warga Perumahaan Bandara Mas Batam Kompak Portal Akses Jalan Masuk  

Warga Perumahaan Bandara Mas Kompak Portal Akses Jalan Masuk

Batam – Puluhan warga di RW 20 Perumahan Bandara Mas, Kecamatan Batam Kota, Batam lakukan pemasangan portal di depan pintu masuk kawasan perumahan tersebut.

Pemasangan portal ini terpaksa harus dilakukan karena akses jalan masuk warga ke dalam perumahannya rusak akibat dilalui oleh kendaraan alat berat dari proyek pembangunan SUTT 150 KV.

Salah seorang perwakilan warga Perumahan Bandara Mas, Dharta mengatakan pihaknya merasa sangat dirugikan dengan rusaknya jalan akibat seringnya dilalui oleh kendaraan alat berat .

Dia mengatakan, kendaraan-kendaraan alat berat tersebut masuk dan keluar ke dalam lokasi pembangunan proyek SUTT itu melalui jalan utama yang merupakan fasilitas umum milik warga.

“Mewakili warga disini, kami sangat keberatan dengan rusaknya jalan yang merupakan fasilitas umum milik warga,” ucap Dharta, Senin (24/1/2022) malam.

Disampaikan Dharta, tidak hanya jalan saja yang rusak, parit-parit tempat saluran pembuangan air pun hancur akibat dilewati oleh kendaraan alat berat tersebut.

BACA JUGA:  Baznas Batam Bagikan 15 Ton Beras Kepada Satpol PP dan Petugas Kebersihan

“Bukan hanya jalan kami saja yang rusak, parit-parit tempat saluran pembuangan air pun ikut hancur,” ujar Dharta.

Sebelumnya kata dia, warga sudah beberapa kali meminta kepada pihak pelaksana proyek untuk tidak melewati jalan yang merupakan fasilitas umum milik warga, namun permintaan itu tidak digubris alias diacuhkan.

Atas dasar itulah, seluruh warga di RW 20 sepakat bersama-sama untuk melakukan pemasangan portal di depan jalan masuk ke perumahan, dengan harapan keberatan warga diakomodir oleh pihak pelaksana proyek.

“Berdasarkan kesepakatan bersama, warga disini sepakat untuk dilakukan pemasangan portal di depan pintu masuk perumahan,” tegasnya.

Lanjutnya, warga meminta kendaraan-kendaraan alat berat tersebut supaya tidak melewati fasum milik warga, dan mencari jalan alternatif yang baru menuju ke lokasi proyek itu.

BACA JUGA:  100 Kendaraan Ditilang Satlantas Polres Pasaman Barat di Simpang Empat

Masih kata dia, pihaknya tidak ada niat untuk menghalang-halangi pengerjaan proyek SUTT ini, namun warga hanya merminta haknya sebagai konsumen untuk mendapatkan kenyamanan dalam membeli sebuah property.

“Cukup proses hukum gugatan proyek SUTT yang masih berjalan ini saja yang tak kalian hargai. Fasum (jalan) ini milik warga, hargai apa yang menjadi hak warga,” tegasnya.

Pantauan media ini dilokasi, tampak puluhan warga yang didominasi oleh emak-emak antusias membantu pemasangan portal tersebut.

Tidak hanya itu saja, setelah pemasangan portal selesai, para emak-emak itu ikut berpartisipasi dengan cara memasang spanduk.

Adapun isi dari spanduk-spanduk itu antara adalah:

Alat berat proyek SUTT 150 KV dilarang melintas dan merusak fasum warga Bandara Mas Lagi!!!

Silahkan buat jalan sendiri diluar fasum warga Bandara Mas!!!

BACA JUGA:  Gempa M 3,2 Terjadi di Luwu Timur Sulsel

Fasum (jalan) ini milik warga, hargai apa yang menjadi hak warga!!!

Cukup proses hukum gugatan proyek SUTT yang masih berjalan ini saja yang tak kalian hargai!!!

Hanya binatang yang tak pandai membaca dan tak faham hukum yang akan merusak spanduk dan portal ini. (r)