Close Menu
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
11 Juli 2026
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
SUBSCRIBE
  • Beranda
  • Daerah
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Bisnis
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
Lingkaran.co.idLingkaran.co.id
Home » Angka Perceraian di Batam Terus Meningkat
Anambas

Angka Perceraian di Batam Terus Meningkat

By adminSenin, 29/12/2025 - 21:30 WIBTidak ada komentar2 Mins Read
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bidang pembinaan keluarga sakinah antara BP4 Kota Batam dengan Dinas P3AP2 dan KB Batam, Dinas Pendidikan Batam, Kepala KUA se-Kota Batam, STAI Ibnu Sina Batam, SMAN 1 Batam, serta SMKN 1 Batam
Share
Facebook Twitter Reddit Telegram Pinterest Email

BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menaruh perhatian serius terhadap tren meningkatnya angka perceraian di Kota Batam dalam lima tahun terakhir.

Kondisi ini mendorong Pemerintah Kota Batam untuk menjadikan penguatan ketahanan keluarga sebagai fokus utama, khususnya melalui pendidikan pra-nikah dan pendampingan lintas sektor.

Hal tersebut disampaikan Amsakar saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kota Batam Masa Bhakti 2025–2030 yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Senin (29/12/2025).

Dalam sambutannya, Amsakar mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi ketahanan keluarga di Batam yang tercermin dari tingginya angka perceraian dibandingkan daerah lain di Provinsi Kepulauan Riau.

Dia menekankan pentingnya sinergi kolektif untuk memperkuat pondasi keluarga sejak usia remaja hingga tahap pra-nikah melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan.

Berdasarkan data tahun 2024, persentase perceraian di Kota Batam tercatat sebesar 6,32 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Kota Tanjungpinang yang berada di angka 5,82 persen serta Kabupaten Kepulauan Anambas sebesar 4,18 persen.

Tren perceraian di Batam juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pada 2020 tercatat 1.963 kasus, meningkat menjadi 2.015 kasus pada 2021, 2.045 kasus pada 2022, 2.123 kasus pada 2023, dan melonjak menjadi 2.329 kasus pada 2024.

Amsakar menilai, penanganan persoalan keluarga harus berbasis data agar akar masalah dapat diselesaikan secara komprehensif.

Beberapa faktor dominan penyebab perceraian di antaranya persoalan ekonomi, perselingkuhan, penyalahgunaan media sosial yang mengganggu keharmonisan rumah tangga, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta pernikahan usia dini.

Untuk itu, ia menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor. Ia meminta Kantor Urusan Agama (KUA), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga, serta instansi terkait lainnya untuk memperkuat kerja sama dalam merumuskan kebijakan taktis yang berorientasi pada ketahanan keluarga.

Menurutnya, isu ketahanan keluarga juga berkaitan erat dengan kesehatan nasional, termasuk persoalan stunting.

“Pernikahan usia dini tidak hanya berkontribusi pada tingginya angka perceraian, tetapi juga berpotensi menyebabkan stunting pada anak. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara simultan dan berbasis data yang akurat,” tegas Amsakar.

Menutup sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada BP4 Kota Batam atas dedikasi dalam memperkuat institusi perkawinan. Ia berharap Rakerda ini mampu melahirkan program kerja konkret demi mewujudkan ketahanan keluarga yang kuat dan berkelanjutan di Kota Batam.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bidang pembinaan keluarga sakinah antara BP4 Kota Batam dengan Dinas P3AP2 dan KB Batam, Dinas Pendidikan Batam, Kepala KUA se-Kota Batam, STAI Ibnu Sina Batam, SMAN 1 Batam, serta SMKN 1 Batam. (mc)

 

 

 

angka perceraian Batam Pemko batam
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Reddit Email
Previous ArticleUMSK Batam 2026 Melonjak ke Rp5,37 Juta, Ini Sektor yang Berlaku
Next Article Laka Kerja Kembali Terjadi di PT ASL Shipyard Batam, Pekerja Tewas Tersengat Listrik
admin
  • Website

Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Batam Kembali Juara Umum MTQ Kepri

By adminJumat, 10/07/2026 - 22:08 WIB

BATAM – Kota Batam kembali menegaskan dominasinya di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi…

KKP Tambah 10 Kapal Pengawas, untuk Perkuat Pengawasan Laut Natuna Utara

Jumat, 10/07/2026 - 21:51 WIB

Batam Jadi Percontohan Nasional SiTaskin Pesisir, Kemiskinan Turun ke 3,81 Persen

Rabu, 08/07/2026 - 22:35 WIB

Batam Butuh Lex Specialis Kependudukan untuk Kendalikan Migrasi

Rabu, 08/07/2026 - 22:26 WIB
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
© copyright 2026 lingkaran.co.id | Kabar Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.