Batam – Bank Indonesia Kepulauan Riau (Kepri) menyerahkan 1000 paket bibit tanaman cabai beserta pupuk kepada PKK Kecamatan Nongsa yang disinergikan dengan kegiatan Pesta Rakyat Nongsa, Minggu (28/8/2022).
Hal ini merupakan tindak lanjut penyerahan bibit cabai yang telah disepakati bersama oleh Bank Indonesia Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala perwakilan Bank Indonesia Kepri, Musni Hardi Kasuma Atmaja menyampaikan, kegiatan tersebut menindaklanjuti launching Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) pada tanggal 22 Agustus 2022.
Yakni, yang mengusung tema Sinergi Memperkuat Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan di Kepri dengan 3 fokus utama yaitu upaya peningkatan produksi pangan, perluasan kerjasama antar daerah dan stabilisasi harga pangan.
“Kegiatan ini diharapkan akan memperkuat penyediaan bahan pangan segar dari pekarangan dan meningkatkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga,” ujar Musni.
Sebagaimana diketahui bahwa Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kepulauan Riau (Kota Batam dan Kota Tanjungpinang) sebesar 6,09 persen meningkat dari bulan sebelumnya 5,89 persen. Untuk Kota Batam sendiri mengalami inflasi sebesar 6,15 persen.
Inflasi tersebut berada di luar target sasaran inflasi nasional sebesar 3±1 persen. Inflasi di Kota Batam didorong oleh kelompok komoditas volatile food utamanya komoditas cabai merah, dan bawang merah.
“Sinergi pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi pangan juga diperkuat dengan komitmen kolektif untuk terus memperluas lahan tanaman pangan di Kota Tanjungpinang melalui pembinaan kelompok tani dan replikasi teknik budidaya Proliga,” pungksnya. (red)











