Tanjungpinang – Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD), Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Doli Boniara mengatakan, pihaknya akan membedah khusus terkait potensi ekonomi di perbatasan bersama Konsulat Jenderal (Konjen) RI Kuching, Sigit Witjaksono di Tanjungpinang.
“Konjen RI Kuching memberikan dorongan khusus terkait kerjasama yang akan dilakukan Provinsi Kepri dengan Pemerintah bagian Sarawak, Malaysia,” ujar Doli Boniara, kemarin.
Menurut Doli, salah satu potensi di daerah perbatasan Kepri adalah terkait kehadiran Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan Natuna.
“Provinsi Kepri sudah menjajaki rencana kerjasama dengan Pemerintah Bagian Sarawak, Malaysia untuk membuka akses dari PLBN Serasan Natuna,” jelasnya.
Lebih lanjut Doli mengatakan, dalam lawatan Konjen RI Kuching ke Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang, pihaknya juga akan membawa kesejumlah destinasi pembangunan daerah.
“Kami juga akan melihatkan perkembangan pembangunan di Ibu Kota Provinsi Kepri. Karena pembenahan yang dilakukan, tujuan adalah untuk daya tarik wisata,” jelas mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri ini.
Disebutkan Doli, lokasi-lokasi yang akan disambangi nanti seperti Kawasan Kota Lama, Pulau Penyengat, dan melihat Flyover Ramayana Tanjungpinang.
Kedatangan Konjen RI Kuching, Sarawak kata Doli juga membawa nelayanan Provinsi Kepri yang ditangkap oleh pihak kepolisian Sarawak.
“Kami berharap, datangnya Konjen RI Kuching ke Provinsi Kepri nanti bisa membawa informasi baru ke Malaysia, khususnya ke Pemerintahan Bagian Sarawak,” ungkapnya. (dbs)


