Batam – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Batam bakal diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Walikota Batam, Muhammad Rudi saat penyerahan bantuan beras PPKM 2021 kepada masyarakat yang tergabung dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Pemerintah, Minggu (18/7/2021) di kantor Lurah Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar Kota Batam.
“PPKM darurat di Batam mungkin akan berlanjut, karena dari data yang ada, angka kasus Covid-19 di Kota Batam masih belum turun. Karena inkubasi Covid-19 itu selama 14 hari, ini yang dilakukan baru 9 hari,” ucap Rudi.
Maka dari itu kata Rudi, perlu penambahan dan bahkan inkubasi 14 hari itu tidak akan 100 persen yang akan sembuh. Tapi kalau ingin sembuh semuanya dan dia berbatasan dengan orang maka itu membutuhkan waktu selama 20 hari.
Maka dari itu butuh penambahan waktu untuk PPKM darurat tersebut. Kemaren pihaknya telah melakukan rapat secara zoom dengan Menko Perekonomian dan Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama dan Menteri Keuangan RI.
“Informasinya memang kita di Batam PPKM darurat juga akan lanjut sampai tanggal 2 Agustus. Namun untuk surat resminya belum sampai sama kita, jadi kita masih menunggu,” ujar Rudi.
Ditegaskannya, secara analisa daerah penambahkan angka kasus Covid-19 di Kota Batam masih naik dan terus bertambah, hal itu dikarenakan yang sedang terpapar belum juga sembuh dan yang sedang di tracing juga bertambah yang terpapar.
“Maka dari itu kita butuh waktu penambahan lagi, mudah-mudahan nanti sampai tanggal 2 Agustus 2021 nanti angkanya turun mudah-mudahan ini semunya bisa selesai sesuai yang kita harapkan bersama,” tuturnya.
Berdasarkan data tim gugus Covid-19 Kota Batam hingga Sabtu (17/7/2021) Kota Batam masih berada pada zona merah dan total pasien Covid-19 tercatat sudah sebanyak 18.787 orang.
Dari total tersebut, yang sudah meninggal dunia sebanyak 437 orang, yang sudah sembuh 15.261 orang dan yang sedang dirawat hingga saat ini 3.089 orang.
Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Batam 81,232 persen, tingkat kasus aktif 16,422 persen dan tingkat kematian mencapai 2,326 persen. (red)


