BATAM – HARRIS Hotel Batam Center tampil dominan dalam kompetisi Making Bed & Art Towel tingkat Kepulauan Riau yang digelar di Mall KSquare, Jumat (17/7/2026).
Tak hanya meraih juara pertama pada dua kategori utama, hotel tersebut juga berhasil menyabet penghargaan Best Performance hingga akhirnya dinobatkan sebagai Juara Umum Kompetisi Making Bed & Art Towel 2026.
Prestasi gemilang itu diraih melalui penampilan dua talenta terbaik HARRIS Hotel Batam Center, yakni Ebejener dan Bagas Anggoro. Keduanya berhasil mengungguli peserta dari 26 hotel dan resor terkemuka yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Kompetisi ini diselenggarakan melalui kolaborasi Indonesian Housekeepers Association (IHKA) BPD Kepulauan Riau, Universitas Batam Tourism Polytechnique (BTP), dan KSquare.
Ajang tersebut menjadi wadah untuk menguji sekaligus mengapresiasi kemampuan para praktisi housekeeping dalam menerapkan standar kebersihan, kerapian, kecepatan, teknik, hingga kreativitas di industri perhotelan.
Dalam kompetisi Making Bed, para peserta ditantang menata tempat tidur dengan standar duvet hotel berbintang lima dalam waktu hanya delapan menit.
Ketepatan waktu, kerapian seprai, simetri bantal, serta detail penataan menjadi sejumlah aspek yang dinilai oleh dewan juri.
Ebejener dan Bagas Anggoro mampu menyelesaikan tantangan tersebut dengan hasil maksimal dan berhasil meraih Juara 1 Making Bed Competition.
Tak berhenti di sana, keduanya kembali menunjukkan kemampuan terbaik dalam kategori Towel Art.
Kreativitas dan teknik melipat handuk yang ditampilkan berhasil mengantarkan HARRIS Hotel Batam Center meraih Juara 1 Towel Art Competition.
Penampilan keduanya juga mendapat apresiasi melalui penghargaan Best Performance.
Keberhasilan HARRIS Hotel Batam Center menyapu bersih penghargaan utama tak lepas dari konsep yang diusung dalam kompetisi tersebut.
Mengangkat tema sustainability atau keberlanjutan, tim HARRIS Hotel Batam Center menggunakan bunga asli sebagai ornamen dalam karya towel art mereka.
Penggunaan bunga segar tersebut menjadi pembeda dibandingkan penggunaan ornamen buatan atau bahan sintetis sekali pakai.
Konsep itu dinilai sejalan dengan tren pariwisata berkelanjutan atau green tourism yang semakin berkembang.
General Manager HARRIS Hotel Batam Center, Dodi Putra, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih tim housekeeping.
Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan konsistensi seluruh tim dalam mempertahankan standar pelayanan terbaik.
“Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras, dedikasi, dan konsistensi tim kami dalam menjaga standar pelayanan tertinggi. Mengusung konsep sustainability dengan bunga asli bukan sekadar strategi kompetisi, melainkan cerminan dari nilai-nilai yang kami terapkan sehari-hari di hotel dalam mendukung pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Dodi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada IHKA Kepri, Universitas Batam Tourism Polytechnique, dan KSquare yang telah menghadirkan wadah kompetisi bagi para praktisi perhotelan di Kepulauan Riau.
Kompetisi berlangsung meriah dengan dukungan para supporter dari masing-masing hotel dan resor peserta.
Sorak-sorai, yel-yel, dan tepuk tangan dari keluarga besar HARRIS Hotel Batam Center turut membakar semangat Ebejener dan Bagas Anggoro selama tampil di arena kompetisi.
Dengan diraihnya predikat Juara Umum, HARRIS Hotel Batam Center diharapkan terus mendorong para stafnya untuk berinovasi, meningkatkan kompetensi, serta mempertahankan kualitas pelayanan terbaik bagi para tamu. (red)


