JAKARTA (HK) – Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalinan Lingkungan Hidup.
Jumhur menggantikan Hanif Faisol yang kini menduduki jabatan sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada UUD Negara RI tahun 1945, serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan, dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Jumhur saat mengangkat sumpah di hadapan Prabowo di Istana Negara, Senin (27/4/2026).
“Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” imbuhnya.
Jumhur pernah menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) pada periode 2007-2014.
Setelah itu, pada 16 Februari 2022, Jumhur Hidayat terpilih menjadi KSPSI hasil Kongres ke-10 periode 2022-2027.
“Bapak Presiden yang punya komitmen yang begitu kuat dalam lingkungan hidup ini, maka saya yakin dan amanah di Kementerian Lingkungan Hidup akan bisa melaksanakannya,” kata Jumhur usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4).
Sebagai pembantu presiden di bidang lingkungan, dia mengaku akan menyelesaikan segala persoalan yang ada. Misalnya masalah sampah.
“Pasti banyak hal yang harus dilakukan, yang di depan mata kita. Misalnya sampah, secara bertahap kita akan mengikuti global standard,” ucapnya.
Dia pun ingin menggalakkan kampanye cinta lingkungan agar memiliki manfaat baik di kemudian hari.
“Bantu saya berkampanye untuk memastikan lingkungan hidup menjadi habits di hati kita. Habits of our. Tentang lingkungan hidup.
“Kalau itu terjadi, insyaallah dampaknya akan semakin baik di depan bagi masyarakat kita,” tambahnya.
Pengangkatan Jumhur diapresiasi oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.
Andi mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto yang mengangkat kalangan buruh untuk menjadi menteri di kabinetnya. “Sebuah kehormatan untuk buruh,” kata Andi singkat.
Sumber : CNBC indonesia dan kumparan


