May Day 2026 di Batam Angkat Isu Lingkungan, Ribuan Buruh Bakal hadir di Dataran Engku Putri

BATAM – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 di Kota Batam, tidak hanya akan diisi dengan agenda seremonial, tetapi juga menyoroti isu lingkungan yang kian mendesak.

Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin (FSP LEM SPSI) bersama Pemerintah Kota Batam mengusung tema “Batam Bersih”, sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di wilayah kota Batam.

Peringatan May Day 2026 di Batam bakal dihadiri langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra di Datarang Engku Putri Batam Center, Jumat (1/5/2026).

BACA JUGA:  Batam-Rusia Dorong Kerja Sama Ekonomi dan Digital

Ketua panitia May Day 2026, Dony Kurniawan, mengatakan pekerja memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan, selain memperjuangkan hak-hak ketenagakerjaan.

“Masalah sampah masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Pekerja sebagai bagian dari masyarakat tentu harus ikut berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan,” kata Dony, Selasa (28/4/2026).

Menurut dia, tanggung jawab menjaga kebersihan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah.

“Lingkungan yang bersih dan sehat akan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat, termasuk pekerja dan keluarganya,” ujarnya.

Persiapan kegiatan dilakukan melalui rapat panitia yang digelar di Sekretariat Mega Legenda, Batam, dengan melibatkan pengurus DPD dan DPC LEM serta perwakilan pekerja dari berbagai perusahaan.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri Jangan Permainkan Buruh Terkait UMK  

Sejauh ini, sekitar 1.500 peserta telah mengonfirmasi kehadiran. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring waktu pendaftaran yang masih dibuka.

Selain kegiatan utama, panitia juga menyiapkan sejumlah doorprize, mulai dari paket sembako hingga peralatan elektronik dan sepeda listrik, guna meningkatkan partisipasi pekerja.

Dony menambahkan, pengangkatan tema lingkungan merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan organisasi. Pada peringatan May Day 2025, FSP LEM SPSI telah menanam 1.000 pohon mangrove.

“Kami ingin peringatan May Day tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan generasi mendatang,” tuturnya. (red)