Rajut Kebersamaan, FSP LEM SPSI Batam Buka Bersama dengan PUK dan Stakeholder Terkait

FSP LEM SPSI Kota Batam, DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepri foto bersama saat acara buka bersama di Golden View Hotel Bengkong, Minggu (16/4/2023).

Batam – DPC Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) mengadakan buka puasa bersama dengan para Pimpinan Unit Kerja (PUK) FSP LEM SPSI yang ada di Kota Batam, Minggu (16/4/2023).

Acara buka puasa bersama itu dihadiri langsung oleh DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepri, Saiful Badri Sofyan beserta jajaranya, Kadisnaker Kota Batam Rudi Sakyakirti, BP Jamsostek Batam Nagoya, BP Jamsostek Sekupang dan BPJS Kesehatan Batam.

Kegiatan tersebut digelar di Golden View Hotel Bengkong, Kota Batam, dengan tema “Ramadhan Berkah Tebarkan Kebahagian, Menyatukan Hati dan Merajut Kebersamaan”.

FSP LEM SPSI Batam Buka Bersama dengan PUK se-Kota Batam dan Stakeholder Terkait, Minggu (16/4/2023).

Ketua DPC FSP LEM SPSI Kota Batam, Marga Surya Sastra mengatakan, melaui buka bersama ini diharapkan makin merajut kebersamaan dan kekeluargaan di tengah bulan ramdhan ini 1444 Hijriah ini dan untuk kedepannya.

“Dengan harapan kedepannya omosional antara anggota, PUK, DPC serta DPD dan kolega terkait, yakni Disnaker Kota Batam, BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bisa lebih erat lagi dan makin bersinergi,” kata Surya.

BACA JUGA:  Pelaku Penganiayaan di Ruli Baloi Kolam Diringkus Polisi

Dikatakan Surya, kedepan banyak hal yang bisa akan dilakukan dengan instasi dan stakeholder tersebut, diantaranya bagaimana program-program dari BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan serta pemerintahan melalui Disnaker untuk mendapatkan penjelasan yang sama dan supaya tidak ada terjadi kesalah pahaman.

Suasana buka bersama FSP LEM SPSI Batam bersama dengan DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepri, PUK se-Kota Batam dan Stakeholder Terkait, Minggu (16/4/2023).

Karena, selama ini misalnya di BPJS Ketenagakerjaan, para buruh mengetahui untuk mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan itu masih harus pakai surat pengalaman kerja dari perusahaan, namun sekarang dengan adanya aturan dan progrma yang baru, surat pengalaman kerja itu tidak perlu lagi.

“Mungkin banyak program dan hal-hal lain yang perlu disosialisasikan bersama-sama. Setelah lebaran nanti mungkin akan ada kegiatan sosialisasi baik itu tentang BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan. Begitu juga dengan Disnaker, dimana sekarang ini kan banyak aturan-aturan baru yang harus disosialisasikan kepada masyarakat dan dalam hal ini kaum buruh,” ujarnya.

BACA JUGA:  Indonesia Siapkan Skenario Semua Kepala Negara Hadir di KTT G20

Pada kesempatan tersebut Kadisnaker Kota Batam Rudi Sakyakirti menghimbau bagi para pekerja yang ada bermasalah terkait THR dari perusahaan tempat bekerja agar melaporkan kepada pihaknya dan pihaknya telah membentuk posko pengaduan THR.

Diakuinya, sebagian masih banyak yang belum memahami terkait THR ini, salah satunya adalah bagi pekerja yang masa kerjanya berakhir atau kontraknya habis sebelum lebaran maka tidak dapat THR.

“Misanya hari raya idul fitri tanggal 23 dan kontraknya habis tanggal 22, maka dia tidak wajib dapat THR, ini yang banyak tidak diketahui oleh para pekerja. Sampai saat ini masalah pembayaran THR dari perusahaan yang ada di Batam masih aman dan rata-rata sudah membayarkan THR kepada karyawannya,” kata Rudi.

BACA JUGA:  Jalan Simpang Kara hingga Underpas Terowongan Pelita Batam Segera di Aspal  

Sementara itu, ketua DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepri, Saiful Badri Sofyan menyampaikan apresiasi kegiatan buka bersama yang diadakan DPC FSP LEM SPSI Batam itu.

“Kebesamaan dan sinergitas ini harus terus ditingkatkan, ini adalah landasan kita untuk kemajuan kedepannya. Dengan kebersamaan tujuan dan program organisasi akan terwujud dan manfaatnya akan dirasakan oleh anggota dan masyarakat,” ujarnya. (red)