Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Batam sudah 62,48 persen. Capaian ini akan terus meningkat seiring antusias masyarakat ingin divaksin.

Hal tersebut disampaikan Rudi saat meninjau vaksinasi di Vihara Buddha Maha Vihara Duta Maitreya, Senin (9/8/2021).

Sebelumnya, Rudi juga mendampingi Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono, meninjau Posko PPKM di Mega Legenda Batam Kota.

“Sampai pada tanggal 8 Agustus sudah 62,48 persen. Kami yakin, pada 16 Agustus nanti sudah mencapai 70 persen,” ucap Rudi.

Dikatakan Rudi, Data Pemerintah Kota (Pemko) Kota Batam, dari total sasaran vaksinasi sebanyak 907.317 orang, sudah 556.885 orang sudah divaksin.

Kemudian, stok vaksin di Batam dari total 83.216 vial sudah digunakan sebanyak 74.339 vial dan sisa 8.874 vial.

“Penyuntikan vaksin akan terus dilaksanakan hingga masyarakat tak perlu khawatir tidak mendapat vaksin,” tutur Rudi.

Disebutkannya, untuk setok vaksin pihaknya terus meminta Pemerintah Provinsi Kepri memprioritaskan Kota Batam. Alasannya adalah karena mayoritas warga Kepri berada di Kota Batam.

“Batam lokomotif ekonomi Kepri, saya rasa Batam didahulukan. Kalau ada dari Pusat diminta dibagi secara proporsional,” ungkapnya.

Dia berpesan, bagi warga yang sudah divaksin, diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Vaksin hanya akan meningkatkan imun tubuh dalam melawan Covid-19.

“Protokol kesehatan tidak boleh kendur, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, hindari kerumunan dan kurangi mobilitas,” bebernya.

Selain dengan penerapan protokol kesehatan lanjutnya, penanganan Covid-19 di Batam juga dilakukan dengan melakukan 3T yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment).

“Untuk perawatan, tidak ada lagi yang isolasi mandiri, semua harus menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Batam Centre,” tutupnya. (red)

Share.
Leave A Reply